Kualitas Buruk, 4 Operator Nigeria Didenda

 
Setiap hari di Indonesia, keluhan mengenai jaringan koneksi telepon seluler selalu mengalir. Di Nigeria, keluhan ini berakhir dengan denda bagi pihak operator.

Komisi Komunikasi Nigeria (NCC), seperti dilansir dari Cellular-news.com, memberikan hukuman denda pada empat operator jaringan ponsel terbesar. Perusahaan ini dinilai tidak bisa memenuhi standar kualitas layanan pada Maret dan April 2012.

MTN dan Etisalat didenda N360 juta (US$2,3 juta). Airtel dikenakan N270 juta (US$1,7 juta). Globacom harus membayar N180 juta (US$1,13 juta).

Operator memiliki waktu hingga 21 Mei 2012 untuk membayar denda. Apabila melanggar, jaringan mobile ini akan menerima penalti harian sebagai hukuman maksimal.

NCC menilai denda itu disebabkan performa operator berada di bawah garis indikator. Pihak operator menyanggah regulasi menjadi penyebab kesulitasn peningkatan jaringan.

Pemerintah memperkenalkan sistem berbasis denda ini pada awal tahun. Tapi, regulator memberikan kelonggaran pada dua bulan pertama. Para pelanggar batas kualitas layanan diberikan waktu untuk memperbaiki layanan.

Operator mengulangi panggilan mereka kepada regolator untuk mempermudah peningkatan jaringan. Mereka juga berencana meningkatkan pasokan listrik pada BTS.

sumber : VIVAnews

0 comments:

Post a Comment